Rumah Faye

rumah faye
merupakan bagian dari

EnglishIndonesia

Pada hari Senin-Selasa, 21-22 November 2016 Rumah Faye bersama beberapa LSM yaitu ECPAT Indonesia, Pusat Kajian Dan Perlindungan Anak (PKPA), JARAK, dan Gugah Nurani Indonesia (GNI) akan menggelar Konferensi Nasional Perlindungan Anak. Acara yang diadakan di Hotel Grand Sahid Jakarta ini mengambil tema "Refleksi 25 Tahun Ratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) di Indonesia". 

Pertemuan ini adalah pertemuan nasional pertama yang melakukan evaluasi atas sistem perlindungan anak dan penegak hukum di Indonesia seperti yang tertulis pada website konferenaspa2016.org. Acara yang akan menghadirkan 45 pembicara yaitu terdiri dari beberapa LSM baik nasional maupun internasional, tokoh masyarakat, tokoh swasta, pemangku pemerintah, dan bahkan beberapa perwakilan dari anak-anak akan membahas 5 topik utama. Topik tersebut akan mengevaluasi sistem perlindungan anak di Indonesia yang nantinya diharapkan dapat tercipta suatu sistem koordinasi dalam penanganan kasus kekerasan anak.

25 tahun paska ratifikasi KHA, masih banyak permasalahan yang kita temui terkait perlindungan anak dan perempuan. Kasus tersebut berkembang lebih cepat dan semakin kompleks mulai dari seorang anak yang kabur dari rumah sampai anak yang ditemukan tewas karena mengalami kekerasan seksual oleh teman-teman sebayanya. Di tahun 2016 ini, beberapa kasus kekerasan pada anak mencuat ke permukaan. Beberapa kasus tersebut telah menyebabkan korban meninggal dunia atau mengalami trauma yang berkepanjangan. Dengan adanya konferensi ini diharapkan sistem koordinasi antar berbagai pemangku kepentingan akan semakin tegas dan solutif. 

Hal yang menjadi nilai lebih bagi konferensi ini adalah segenap panitia penyelenggara telah menyediakan satu panel khusus dimana anak-anak usia 12-18 tahun lah yang akan menjadi pesertanya. Pada panel ini Rumah Faye akan menjadi salah satu pemateri. Panel yang dikemas youth friendy, seperti permainan dan diskusi ringan akan membuat anak berani mengemukakan pendapatnya. Rumah Faye menambahkan bahwa pemikiran bahwa anak hanya sebagai penonton kasus-kasus kekerasan pada anak harus dihentikan, justru anak-anak itulah agen perubahan bagi nasib mereka sendiri di bangsa ini. Oleh karena itu, dengan kehadiran dan suara mereka kita semua berharap penanganan kasus-kasus kekerasan pada anak dapat tepat sasaran dan hukum terus ditegakkan bagi setiap pelaku kekerasan anak. 

Rumah Faye dalam Konferensi Nasional Anak 2016